Diberbagai situs dan blog sudah banyak terdapat kalkulator masa subur paling akurat seperti pada situs tespek.com. Kalkulator masa subur dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan anda. Dibeberapa kalkulator masa subur, anda akan diinformasikan kapan terjadinya masa subur dengan hanya mengisi kolom dengan tanggal pertama anda haid. Bahkan ada kalkulator masa subur yang dapat menginformasikan waktu yang tepat untuk berhubungan intim sesuai jenis kelamin calon bayi.

Selain penggunaan kalkulator masa subur, ada berbagai cara untuk mengetahui kapan anda dalam masa subur. Bisa menggunakan tes kesuburan (test pack) yang sudah banyak dijual di apotik terdekat dari rumah anda. Penggunaanya pun mudah, anda cukup celupkan stik kedalam urine yang telah diletakan dalam wadah lalu tunggu beberapa saat. Setelah beberapa saat akan muncul strip pada stik, apabila muncul 2 strip maka anda dipastikan dalam keadaan subur namun hanya 1 stip kondisi anda tidak dalam masa subur.

Kondisi tubuh juga dapat dijadikan indikasi anda dalam masa subur. Dengan beberapa indikasi seperti suhu tubuh pada pagi hari lebih sedikit lebih tinggi dari 35,5-36,6 derajat, merasa nyeri ringan hingga berat pada bagian perut atau salah satu bagian punggung, dan merasa lebih bergairah dari hari biasanya. Atau cara paling mudah dengan mendekteksi lendir leher rahim untuk menentukan apakah anda dalam masa subur atau tidak.

Dengan cara, masukkan ujung jari ibu jari dan telunjuk kedalam orgam intim anda lalu tarik perlahan lendir yang ada pada leher rahim. Kemudian lihat tingkat eletisitas dari lendir yang ada pada ujung jari. Apabila anda dalam masa subur, lendir leher rahim akan akan bertekstur sangat elastis seakan-akan menyatu erat antara satu dengan yang lain (lengket) dan sulit untuk diputus. Selain itu lendir akan berwarna bening dan licin, perubahan lendir ini menunjukan adanya perubahan kadar hormon estrogen pada diri anda. Lendir inilah yang akan memperlancar serta melindungi jalannya sperma agar dapat membuahi sel telur dalam rahim.

Share Sobatmu Yang Kurang Piknik :)
READ  Fiforlif Produk Dari Mana ?