Empati sangat baik bagi setiap individu untuk bisa saling menjaga. Dan penelitian menemukan bahwa orang-orang yg mempunyai kepribadian setuju (kecenderungan untuk mencintai serta bekerja sama) menjadi sangat empatik.

Dilansir dari halaman PsyBlog, orang-orang dengan kepribadian ini cenderung ramah, hangat, serta rutin memperhatikan perasaan orang-orang lain. Mereka juga mudah dipercaya, sopan, mudah serta taat.

Baca juga : IELTS Writing Samples, TOEFL Ibt Speaking, TOEFL Ibt Reading

Peneliti menemukan bahwa orang-orang dengan kepribadian yg membahagiakan ini bisa dengan mudah menolong orang-orang lain, yg adalah tahap dari empati. Ini terkesan melewati uji coba dengan peserta dengan menyimak cerita orang-orang lain yg mengalami masa-masa sulit.

Selanjutnya, para peserta memantau seberapa besar mereka ingin menolong serta seberapa tak sedikit empati yg mereka rasakan. Hasilnya menawarkan bahwa orang-orang yg membahagiakan merasa lebih mudah untuk berempati terhadap korban dalam cerita yg mereka simak serta mendorong mereka untuk menolong masalah.

Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa empati bekerjasama dengan neurotik. Tetapi apabila neurotices cenderung fokus pada diri mereka sendiri, sementara orang-orang yg membahagiakan berfokus pada orang-orang lain.

“Sulit bagi orang-orang yg merasa sakit serta kesulitan, yg lain melihatnya memperlukan bantuan. Dia tak jarang membikin orang-orang berangkat serta tak membantu,” kata ketua tim peneliti, dr. Meara Habashi.

Namun, dirinya menjelaskan, rasa sakit serta kesulitan membikin sebagian besar dari mereka yg melihatnya ingin menolong sebab keberadaan empati. Oleh sebab itu, kesulitan bisa berkontribusi untuk membantu. Tapi itu tergantung kepribadian seseorang.

Menurutnya, orang-orang yg tak membahagiakan memperlukan lebih tak sedikit peringatan untuk menolong orang-orang yg memperlukan bantuan.

Share Sobatmu Yang Kurang Piknik :)
READ  Buat Sendiri Kreasi Perabot Untuk Membangun Rumah Murah